Back to Blog

Cara Mudah Memperbesar (Resize) Partisi LVM di Linux Menggunakan Fdisk

· 4 min read
Cara Mudah Memperbesar (Resize) Partisi LVM di Linux Menggunakan Fdisk

Halo sobat pembaca Yudi Planetmedia! Pernahkah Anda mengalami situasi di mana storage server Linux atau VPS Anda penuh, lalu Anda melakukan upgrade kapasitas disk dari panel provider, tapi saat dicek di dalam server kapasitasnya tidak bertambah?

Jangan panik! Kapasitas disk memang sudah bertambah secara hardware, tapi sistem operasi Linux kita perlu diberi tahu agar "menarik" ruang kosong tersebut ke dalam partisi yang kita gunakan. Karena banyak server modern menggunakan arsitektur LVM (Logical Volume Manager), cara membesarkannya pun butuh beberapa tahap.

Di tutorial kali ini, kita akan membahas tuntas cara me-resize partisi LVM menggunakan tool legendaris bernama fdisk (Tutorial ini sudah dites pada Fdisk versi 2.23.2). Yuk, langsung kita eksekusi!

Persiapan Penting

Sebelum mulai, pastikan Anda masuk ke server sebagai root. Tutorial ini akan mencontohkan kondisi di mana partisi utama kita ada di /dev/sda dan kita ingin memperbesar partisi kedua (/dev/sda2).

Langkah 1: Cek Disk dan Partisi Saat Ini

Langkah pertama yang paling penting adalah melakukan "observasi". Kita harus melihat susunan partisi dan mencatat posisinya. Jalankan perintah ini:

Bash
lsblk
fdisk -l /dev/sda

Catatan Penting dari hasil di atas:

  • Ingat nomor partisinya (misalnya /dev/sda2).

  • Catat angka "Start Sector" dari partisi LVM tersebut. Ini sangat krusial!

  • Pastikan ada ruang kosong (free space) di urutan setelah partisi tersebut.

Langkah 2: Backup Tabel Partisi (Jangan Dilewati!)

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan jika kita salah ketik, wajib hukumnya mem-backup Partition Table.

Bash
sfdisk -d /dev/sda > backup-sda.sfdisk

Jika nanti terjadi error fatal, Anda bisa merestorenya.

Langkah 3: Unmount & Hentikan Service (Opsional tapi Disarankan)

Untuk menghindari file yang rusak, pastikan tidak ada proses besar yang sedang menulis (men-save) data ke disk selama proses resize ini berlangsung. Jika memungkinkan, matikan sementara service web server atau database Anda.

Langkah 4: Hapus dan Buat Ulang Partisi (Proses Fdisk)

Langkah ini mungkin terdengar menyeramkan (menghapus partisi), tapi tenang saja, data Anda tidak akan hilang asalkan "Start Sector" yang Anda masukkan sama persis dengan yang lama.

Ketik perintah berikut untuk masuk ke mode interaktif Fdisk:

Bash
fdisk /dev/sda

Selanjutnya, di dalam layar prompt fdisk, ikuti urutan tombol berikut:

  1. Ketik p lalu Enter untuk melihat tabel partisi sekali lagi.

  2. Ketik d lalu Enter untuk menghapus partisi.

  3. Masukkan nomor partisi LVM Anda, misalnya 2 (untuk /dev/sda2).

  4. Ketik n lalu Enter untuk membuat partisi baru.

  5. Pilih p (primary).

  6. Masukkan nomor partisi yang sama dengan yang dihapus tadi (misalnya 2).

  7. First sector: Langsung tekan Enter (atau ketik manual Start Sector lama yang sudah Anda catat di Langkah 1). Ini harus sama persis!

  8. Last sector: Langsung tekan Enter agar sistem otomatis memakai seluruh sisa kapasitas disk yang baru.

  9. Secara default, Linux akan membuat tipe partisi standar. Kita harus mengubahnya ke LVM dengan mengetik t.

  10. Pilih nomor partisi (misal 2).

  11. Ketik kode 8e (Hex code untuk 'Linux LVM'). Nanti akan muncul tulisan Changed type of partition 'Linux' to 'Linux LVM'.

  12. Ketik p untuk verifikasi bahwa partisi sudah benar.

  13. Ketik w untuk menyimpan (write) dan keluar dari fdisk.

Langkah 5: Reload Tabel Partisi ke Sistem

Setelah keluar dari fdisk, sistem operasi harus "membaca ulang" bentuk disk yang baru. Jalankan perintah:

Bash
partprobe /dev/sda

Catatan: Jika ada pesan error atau device masih busy, jalan pintas terbaik adalah merestart server Anda dengan mengetik reboot.

Langkah 6: Perbesar Physical Volume (PV)

Sekarang partisi "mentah"-nya sudah membesar. Kita perlu memberi tahu LVM bahwa rumahnya sudah direnovasi jadi lebih luas:

Bash
pvresize /dev/sda2

Langkah 7: Perluas Logical Volume (LV)

Selanjutnya, kita alokasikan semua ruang kosong tersebut secara penuh (100%) ke Logical Volume (contoh ini menggunakan /dev/ol/root, sesuaikan dengan nama LV di server Anda):

Bash
lvextend -l +100%FREE /dev/ol/root

Langkah 8: Resize Filesystem agar Siap Dipakai

Tahap terakhir, disk sudah besar, partisinya sudah besar, tapi filesystem (format filenya) belum sadar kalau tempatnya sudah luas. Cara menyadarkannya berbeda tergantung jenis filesystem yang Anda gunakan.

Jika Anda memakai ext4 (biasanya di Ubuntu/Debian):

Bash
resize2fs /dev/ol/root

Jika Anda memakai XFS (biasanya di CentOS/AlmaLinux):

Bash
xfs_growfs /dev/ol/root

Langkah 9: Verifikasi Hasilnya!

Selesai! Mari kita buktikan apakah kapasitas hardisk Anda sudah benar-benar bertambah lega. Jalankan:

Bash
df -h
lvdisplay /dev/ol/root

Lihat di bagian partisi utama Anda, ukurannya pasti sudah meningkat sesuai dengan kapasitas upgrade yang Anda beli!

Bagaimana? Cukup mudah bukan untuk diikuti? Meskipun berurusan dengan sistem root Linux butuh kehati-hatian ekstra, urutan kerja dari fdisk -> pvresize -> lvextend -> resize2fs selalu menjadi metode standar yang sangat reliable.

Jangan ragu untuk meninggalkan komentar di bawah jika ada bagian tutorial yang membuat Anda bingung. Pantau terus yudi.planetmedia.web.id untuk trik seputar server dan teknologi lainnya!